Wednesday, May 10, 2006

Jatuh Dari Tempat Tidur

Subuh, 10 Mei 2006. Gledugggg! Segera aku terbangun. Kulihat Kintan tak ada dikasur. Dia sudah terlentang di lantai. Aku menjerit, ... mama yang terbangun setelahku ikut menjerit melihat Kintan tergolek di lantai. Kami berdua panik. Kekhawatiran kami terjadi juga, Kintan jatuh dari tempat tidur. Untungnya (masih juga untung, dasar jawa) tempat tidur kami sudah tidak pakai dipan, tinggal kasurnya saja. Kira-kira 25an cm dari lantai.

Segera kugendong. Aku masih syok, mama pun seperti itu. Tak terasa aku menangis. Aku membayangkan bagaimana dia terjatuh dari atas kasur, kepala belakang yang empuk bertemu dengan ubin putih yang keras. Tentu bahaya, benturan yang keras bisa mengakibatkan gegar otak. Menurut buku panduan merawat bayi efek benturan akan terlihat setelah beberapa jam. Kalau benjol bisa segera terlihat. Tapi luka dalam yang belum bisa segera dideteksi, tanda-tanda adanya luka terlihat setelah beberapa jam. Sungguh, aku sangat khawatir. Untuk deteksi awal kami ajak di keluar rumah dan aku mainkan jari-jariku untuk menarik perhatiannya. Alhamdulillah, bola matanya masih bergerak mengikuti gerak jari-jariku.

Akhirnya Kintan bisa tenang dan tidur lagi. Kami berangkat ke kantor. Sebelum berangkat kami berpesan untuk melihat tanda-tanda yang ganjil seperti muntah, wajah yang pucat, hilang kesadaran setelah Kintan bangun.

Alhamdulillah, kabar sampai siang ini Kintan sudah ceria lagi. Duduk sambil nonton TV.

1 comment:

Eko Andri P said...

Sedia'in Trombhopop mas.. bagus itu utk luka memar atau terkena benda tumpul.
Banyak tersedia di apotek2